Pipa baja carbon merupakan salah satu jenis pipa yang bisa Anda gunakan dalam berbagai aplikasi industri, konstruksi, dan lainnya. Pipa jenis ini memiliki keunggulan dalam hal kekuatan, daya tahan, dan kemampuan untuk menahan tekanan yang tinggi. Pada dasarnya, pipa diproduksi khusus dengan berbagai variasi, baik dari bentuk, ukuran, spesifikasi, dan harga.
Spesifikasi Pipa Baja Carbon
Dari bentuk tersebut, muncul beragam jenis dan spesifikasi yang sering digunakan di dunia industry, antara lain sebagai berikut:
1. ASTM A106/A106M
Spesifikasi ini mencakup pipa baja carbon seamless yang terancang dan bisa Anda gunakan dalam aplikasi dengan suhu dan tekanan yang tinggi. Seperti pembangkit listrik, industri kimia, dan pabrik semen. Selain itu, spesifikasi ini juga dapat mengatur berbagai aspek pipa, termasuk komposisi kimia, sifat mekanis, toleransi dimensi, dan tes.
Pipa yang memenuhi persyaratan spesifikasi ini harus memiliki komposisi kimia tertentu. Termasuk kandungan karbon maksimum 0,30%, mangan maksimum 1,06%, dan silikon maksimum 0,40%. Dengan memenuhi spesifikasi ini, maka pipa yang Anda pilih dapat memberikan ketahanan.
2. Pipa Baja Carbon Tipe ASTM A53/A53M
Spesifikasi ini mencakup berbagai jenis pipa yang terancang sehingga bisa Anda gunakan dalam berbagai aplikasi. Termasuk industri minyak dan gas, pembangkit listrik, dan sistem pipa air. Spesifikasi ini menetapkan persyaratan untuk komposisi kimia pipa baja karbon, sifat mekanis, toleransi dimensi, dan tes.
Pipa yang memenuhi persyaratan spesifikasi ini harus memiliki komposisi kimia tertentu. Termasuk kandungan karbon maksimum 0,30%, mangan maksimum 1,20%, dan silikon maksimum 0,40%. Dengan memenuhi spesifikasi ini, maka pipa dapat memberikan ketahanan yang kuat.
3. ASME SA 53
Spesifikasi ini serupa dengan ASTM A53/A53M dan mencakup pipa baja karbon untuk digunakan dalam berbagai aplikasi. Seperti industri minyak dan gas, pembangkit listrik, dan sistem pipa air. Spesifikasi ASME SA 53 menetapkan persyaratan untuk komposisi kimia pipa, sifat mekanis, toleransi dimensi, dan tes.
Pipa yang memenuhi persyaratan spesifikasi ini harus memiliki komposisi kimia tertentu. Termasuk kandungan karbon maksimum 0,30%, mangan maksimum 1,20%, dan silikon maksimum 0,40%. Dalam beberapa kasus, ASME SA 53 bisa Anda gunakan sebagai alternatif untuk ASTM A53/A53M dalam aplikasi yang melibatkan layanan suhu rendah.
4. ASME SA 106
Spesifikasi ini mencakup berbagai jenis pipa baja karbon yang terancang untuk Anda gunakan dalam aplikasi yang memerlukan ketahanan kuat pada suhu yang tinggi. Seperti industri minyak dan gas, pembangkit listrik, dan sistem pipa uap. Spesifikasi ini menetapkan persyaratan untuk komposisi kimia pipa, sifat mekanis, toleransi dimensi, dan tes.
Pipa yang memenuhi persyaratan spesifikasi ini harus memiliki komposisi kimia tertentu. Termasuk kandungan karbon maksimum 0,30%, mangan maksimum 1,20%, dan silikon maksimum 0,40%. Dengan memenuhi spesifikasi ASME SA 106, pipa dapat memberikan ketahanan yang kuat dan tahan lama.
5. JIS G3454
Spesifikasi ini mencakup pipa dengan diameter luar 15,88mm hingga 114,3mm, dan ketebalan dinding pipa 1,5mm hingga 12,5mm. Dalam jenis ini menetapkan persyaratan untuk komposisi kimia pipa, sifat mekanis, toleransi dimensi, dan tes.
Pipa yang memenuhi persyaratan spesifikasi ini harus memiliki komposisi kimia tertentu. Termasuk kandungan karbon maksimum 0,25%, mangan maksimum 1,20%, dan fosfor maksimum 0,050%. Dalam beberapa kasus, spesifikasi JIS G3454 bisa Anda gunakan sebagai alternatif untuk spesifikasi ASTM A53/A53M. Atau ASME SA 53 dalam aplikasi yang melibatkan layanan tekanan rendah.
Untuk mendapatkan pipa baja carbon yang sesuai spesifikasi Anda. Segera kunjungi website https://www.pipalaku.com/ untuk mendapatkan pipa berkualitas dengan harga yang terjangkau dan pelayanan yang memuaskan. Yuk, hubungi sekarang juga untuk informasi lebih lanjut atau permintaan penawaran harga.